KITCHEN KING Headline Animator

Tampilkan postingan dengan label penembak jitu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penembak jitu. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Agustus 2013

penembak jitu terbaik dunia

10 Penembak Jitu Terbaik di Dunia

1 Simo Häyä

Simo Häyä mungkin adalah salah satu sniper terbaik yang pernah ada. Berasal dari Finlandia banyak orang yang tak mengenal namanya padahal ia adalah pemegang rekor 500 lebih skor kill sepanjang karirnya sebagai prajurit. Selama invasi Rusia 1939-1940, Haya telah membukukan kill 500 lebih tentara Rusia dalam waktu hanya 3 bulan pertama invasi. Simo Haya bukan membunuh dengan senjata modern yang dilengkapi Teleskop canggih, lasser sight, atau kaliber .50 tapi dia membunuh dengan keahlian yang dia miliki, ia hanya menggunakan perasaanya, iron-sighted, dan bolt-action standard rifle.


2. Adelbert F. Waldron III

Dia adalah U.S Sniper terbaik yang pernah ada. Staff Sgt. Adelbert F. Waldron III membukukan 109 confirmed kills. Pada suatu siang dia menaiki perahu "Tango Boat" untuk melaksanakan patroli sepanjang sungai Mekong, tiba-tiba seorang sniper Vietcong menembaki perahu mereka. Otomatis Crew kapal patroli segera mengambil posisi mencari persembunyian sniper Vietcong tersebut di pinggir sungai yang berjarak 900 m lebih. Sersan Waldron kemudian mengambil senapannya sambil mencari sniper musuh tersebut, akhirnya ia menemukan dan berhasil menembak sniper Vietcong tersebut yang berada diatas pohon kelapa dari perahu boat patroli yang sedang bergerak. Hanya seorang master yang bisa melakukanya.



3. Carlos Hathcock

Meskipun ia bukanlah sniper paling banyak membukukan skor kill atau pun penembak terjauh, namun dialah sniper yang menjadi legenda di Amerika Serikat. Carlos Hathcock bergabung dalam marinir pada umur 17 tahun dan menempuh pendidikan sebagai petembak jitu di Camp LeJeune, N.C. In Washington, D.C. a Marine Corps. Dia menjadi sukarelawan selama perang Vietnam. Dalam dua kali tour of dutynya, ia membukukan 93 confirmed kills dan dipercayai lebih dari 100 unconfirmed kills. Dia adalah sniper paling dicari oleh tentara Vietnam Utara dengan dihargai $30,000 untuk kepalanya. Dia bahkan mampu menghabiskan 1 pleton tentara Vietnam Utara dalam sekali pertempuran hanya bersama spotternya.



4. Francis Pegahmagabow

Pegahmagabow, adalah pahlawan Ojibwa warrior yang bertarung dengan para prajurit Kanada selama perang dunia I, ia mengalami pertempuran paling brutal selama WW I antara lain di Mount Sorrel, Passchendaele and The Scarpe,dia membukukan 378 kills sebagai sniper. Dia mendapatkan medali atas keberaniannya dalam sebuah pertempuran, ia menggantikan komandanya yang sedang dalam keadaan tidak mampu, ia berlari ditegah hujan peluru musuh untuk mecari tambahan amunisi bagi regunya yang kehabisan amunisi. Pegahmagabow mendapatkan skill sebagai sniper semenjak dia kecil, dia berasal dari Shawanaga reserve di Georgian Bay (penampungan suku asli Kanada).


5. Lyudmila Pavlichenko

Ia adalah salah satu sniper wanita Rusia selama WW II, saat diwawancarai oleh reporter Ameria, " salah satu reporter mengkritiknya atas rok seragamnya yang terlalu panjang, sang reporter berkata di Amerika wanita menggunakan rok yang lebih pendek, dia menjawab dengan bercanda bahwa menggunakan rok pendek dia tampak lebih gemuk". Namun mungkin karena rok panjangnya itulah dia mampu membukukan skor 309 prajurit Nazi, sungguh suatu angka yang tidak main-main, perlu kemampuan terbaik untuk itu apalagi ia seorang wanita.


6. Vasily Zaytsev

Dialah yang menjadi tokoh sesunggunya dalam dunia nyata bagi film "Enemy at the Gates (2001)". Kemampuannya didapatkan dari bakat alaminya semenjak kecil dari berburu didataran Rusia. Saat Nazi menyerbu Rusia maka ia bergabung dengan pasukan Rusia mempertahankan St. Petersburg. Ketenanganya merupakan modal besar dalam membunuh musuhnya. Dia merupakan seorang pahlawan Rusia dengan skor 149 confirmed kills, dengan skor unconfirmed lebih dari 400.


7. Timothy Murphy

Dalam pertempuran merebut kemerdekaan Amerika. The Battle of Saratoga adalah titik balik dari perang revolusi Amerika. Dan titk balik terpenting adalah saat prajurit Sniper Amerika Timothy Murphy menembak dan membunuh Gen. Simon Fraser of the British army di 7 Okt 1777. Murphy, adalah seorang rifleman di Morgan's Kentucky Riflemen, menembak General. Fraser di jarak hampir 500 yards menggunakan long-barreled Kentucky rifles. Perlu diingat senjata laras panjang jaman itu memiliki akurasi yang sangant payah karena produksi senjatanya pun masih sederhana.


8. Chuck Mawhinney

Bahkan istrinya pun tidak tahu bahwa suaminya ini (Chuck Mawhinney tak ada dalam gambar) seorang sniper marinir Amerika yang hebat, sampai teman seperjuangannya menerbitkan buku The book,Dear Mom: A Sniper's Vietnam. Mawhinney membukukan rekor 103 confirmed kills di Vietnam, dengan lebih 213 unconfirmed. Dia adalah seorang yang rendah hati bahkan dia tak menginginkan orang tau soal itu, menurutnya orang lain tak akan tertarik dengan skor killnya sebagai sniper. "Saya hanya menjalankan tugas negara" ujarnya.


9. Rob Furlong

Lepas dari sudut pandang manapun Cpl. Rob Furlong (tidak ada dalam gambar) telah melakukan hal yang laur biasa yaitu rekor tembakan terjauh yang pernah dilakukan manusia. Dia membunuh seseorang anggota Al Qaeda di sebuah lembah dari atas bukit dalam sebuah operasi militer dari jarak 2.430 m jauhnya dalam suatu operasi militer, sebuah tembakan yang spektakuler meskipun tak perlu dibanggakan sebut beberapa media Kanada sinis.


10. William Edward (Billy) Sing

Prajurit William Edward (Billy) Sing DCM, 31st Battalion, of Clermont, Qld. Ia bergabung dalam kesatuan 5th Light Horse Regiment di Gallipoli. Billy merupakn sniper yang akurat, ia telah berhasil menembak 150 lebih prajurit Turki bahkan mencapai 201 uncomfirmed kill. Billy menembak 150 prajurit turki dar posnya yaitu Chatham's Post. Dalam WW I dia juga mendapkat perhargaan the Belgian Croix de Guerre pada 1918, karena perannya menumpas pasuka sniper jerman di Polygon Wood pada September 1917.

Minggu, 05 Mei 2013

sejarah penembak jitu

Penembak jitu adalah istilah yang dipakai pada bidang militer. Seorang penembak jitu terlatih untuk menembak secara tepat dan akurat dengan menggunakan senapan tipe tertentu. Beberapa doktrin militer memakai penembak jitu yang tergabung dalam infanteri tingkat regu.

Penembak jitu modern sering disamakan dengan penembak runduk (sniper), padahal, keduanya sebenarnya berbeda.
Daftar isi

1 Sejarah
2 Perbedaan penembak runduk dengan penembak jitu
3 Persenjataan
3.1 Karakteristik
3.2 Adaptasi senapan tempur
3.3 Adaptasi senapan serbu
3.4 Senapan khusus
4 Lihat pula

Sejarah
Penembak jitu Amerika, 1863.

Salah satu awal munculnya penembak jitu adalah dalam Revolusi Amerika. Kompi senapan Amerika, yang dipersenjatai Pennsylvania/Kentucky Long Rifle, menjadi prajurit dalam Tentara Kontinental. Karena keakuratan prajurit-prajurit ini, banyak perwira Inggris yang harus mencopot lambang perwira mereka, agar tidak dijadikan target.

Pemakaian awal penembak jitu lainnya adalah pada Angkatan Darat Inggris di era Napoleon. Ketika itu, tentara lain lebih banyak menggunakan musket yang tidak akurat, tapi Green Jackets Inggris menggunakan senapan Baker yang terkenal. Dengan alur khusus di dalam larasnya, senapan ini jauh lebih akurat, walau pengisiannya lebih lama. Para pemakai senapan ini termasuk tentara elit Inggris, dan menjadi garis depan yang diandalkan pada banyak pertempuran.

Penembak jitu juga dipakai pada Perang Saudara Amerika. Penembak jitu ini digunakan oleh kedua pihak yuang berperang. Prajurit elit ini terlatih dan dipersenjatai dengan baik, dan juga ditempatkan di garis depan sebagai yang pertama melawan musuh.
Perbedaan penembak runduk dengan penembak jitu

Beberapa doktrin membedakan antara penembak runduk (sniper) dengan penembak jitu (marksman, sharpshooter, atau designated marksman). Sniper terlatih sebagai ahli stealth dan kamuflase, sedangkan penembak jitu tidak. Sniper merupakan bagian terpisah dari regu infanteri, yang juga berfungsi sebagai pengintai dan memberikan informasi lapangan yang sangat berharga, sniper juga memiliki efek psikologis terhadap musuh. Sedangkan penembak jitu tidak memakai kamuflase, dan perannya adalah untuk memperpanjang jarak jangkauan pada tingkat regu.

Penembak jitu umumnya memiliki jangkauan sampai 800 meter, sedangkan sniper bisa sampai 1500 meter atau lebih. Ini dikarenakan sniper pada umumnya menggunakan senapan runduk bolt-action khusus, sedangkan penembak jitu menggunakan senapan semi-otomatis, yang biasanya berupa senapan tempur atau senapan serbu yang dimodifikasi dan ditambah teleskop.

Sniper telah mendapatkan pelatihan khusus untuk menguasai teknik bersembunyi, pemakaian kamuflase, keahlian pengintaian dan pengamatan, serta kemampuan infiltrasi garis depan. Ini membuat sniper memiliki peran strategis yang tidak dimiliki penembak jitu. Penembak jitu dipasang pada tingkat regu, sedangkan sniper pada tingkat batalyon dan tingkat kompi.
Persenjataan

Karena penembak jitu modern tingkat regu (designated marksman) mengisi jeda antara infanteri biasa dengan penembak runduk, senapan penembak jitu juga dirancang sebagai penengah. Senapan penembak jitu harus memiliki jangkauan yang lebih jauh dari senapan serbu (sekitar 500 meter), tapi tidak perlu sampai jangkauan tingkat senapan runduk (lebih dari 1000 meter).
Karakteristik
M21 yang merupakan modifikasi dari M14.

Sifat-sifat yang sama dengan senapan runduk:

Bidikan teleskopik
Peluru yang lebih besar

Sifat-sifat yang sama dengan senapan serbu:

Kemampuan menembak semi-otomatis
Kapasitas magasine besar, 10 sampai 30 butir peluru

Adaptasi senapan tempur

Senapan tempur disini adalah senapan semi-otomatis dengan kaliber 7.62 x 51 mm seperti M14, FN FAL, dan HK G3, yang dulu dipensiunkan dan digantikan senapan dengan kaliber lebih kecil 5.56 x 45 mm NATO seperti senapan serbu M16. Senapan tempur ini lebih cocok diubah menjadi senapan penembak jitu mutlak karena pelurunya yang lebih kuat.

Contoh:

M21: diadaptasikan dari M14.
U.S. Marine Corps Designated Marksman Rifle: diadaptasikan dari M14.
G3SG/1: varian dari HK G3.

Adaptasi senapan serbu
Penembak jitu Marinir AS menggunakan senapan SAM-R yang merupakan modifikasi dari M16.

Memodifikasi senapan serbu adalah pilihan yang paling mudah dan murah, karena senapan serbu hanya perlu ditambahkan alat bidik teleskop dan tetap menggunakan kaliber yang sama.

Solusi yang lebih efektif adalah mengganti kaliber peluru dengan kaliber lebih besar, dan mengganti laras khusus yang lebih berat.

Contoh senapan penembak jitu yang menggunakan kaliber original:

US Army Squad Designated Marksman Rifle (SDM-R): adaptasi dari M16.
U.S.M.C. Squad Advanced Marksman Rifle (SAM-R): adaptasi dari M16.
M16A2E3: varian dari M16.
US Navy Mark 12 Mod X Special Purpose Rifle: M16 yang dimodifikasi.

Contoh senapan penembak jitu yang menggunakan kaliber baru:

Galil Galatz: varian 7.62 x 51 mm dari IMI Galil.
SR-25: berdasarkan Stoner AR-10.

Senapan khusus

Dragunov SVD adalah contoh senapan yang dibuat khusus untuk memenuhi kriteria yang sekarang dinamakan "senapan penembak jitu".

Minggu, 28 April 2013

Penembak Jitu Terbaik Dunia

Penyembunyian adalah kunci untuk menjadi penembak jitu yang besar.
Sangat terlatih penembak jitu yang bisa menembak secara akurat dari jarak yang luar biasa dengan pelatihan khusus dalam presisi tinggi senapan. Selain itu, mereka dilatih dalam kamuflase, pengintaian infiltrasi, dan observasi, membuat mereka mungkin kehadiran militer yang paling ditakuti dalam perang. Di bawah ini adalah daftar dari sepuluh penembak jitu dalam sejarah dan beberapa tembakan terbesar yang pernah dipecat.


10 Thomas Plunkett meninggal pada 1851
Adalah seorang tentara Irlandia dalam Rifles 95 Inggris. Apa yang membuat dia hebat adalah bahwa dia menembak Perancis yang sangat mengesankan dari yang lebih umum, Auguste-Marie-François Colbert.

Selama pertempuran di Cacabelos selama retret Monroes pada 1809, Plunkett, menggunakan senapan Baker, menembak jenderal Perancis pada jarak sekitar 600 meter. Memberikan ketepatan yang luar biasa dari senapan di awal abad 19, ini adalah salah satu prestasi yang sangat mengesankan, atau salah satu neraka dari kebetulan.

Yah Plunkett tidak ingin teman pasukannya untuk berpikir dia sedikit beruntung memutuskan untuk mengambil gambar lagi sebelum kembali ke garis keturunannya. Jadi ia mengisi pistolnya dan membidik sekali lagi, kali ini di terompet besar yang telah datang untuk membantu jenderal. Ketika tembakan ini juga mencapai target yang dimaksudkan, membuktikan bahwa Plunkett hanyalah salah satu penembak jitu badass, ia melihat kembali ke jalur untuk melihat wajah terkesan dari yang lain dalam Rifles ke-95.

Hanya untuk perbandingan tentara Inggris semua bersenjata dengan 'Bess senapan Brown' dan dilatih untuk menembak ke dalam tubuh laki-laki di 50 meter. Plunkett melakukan 12 kali jarak. Dua kali.

9 Sgt Grace "4th Georgia Infanteri"
Tanggalnya adalah 9 Mei 1864, ketika Sersan Grace, seorang sniper Konfederasi, mencapai apa yang dianggap sebagai tembakan yang luar biasa pada waktu itu, dan apa pasti kematian paling ironis dari target dalam sejarah Itu.

Selama pertempuran Spotsylvania Ketika Grace membidik dengan senapan British Whitworth nya. Sasarannya adalah Jenderal John Sedgwick (digambarkan di samping) dan jarak adalah 1.000 meter.
Sebuah jarak yang sangat panjang untuk waktu Selama awal pertempuran, para penembak jitu konfederasi yang menyebabkan pria Sedgwick takut pergi untuk berlindung.

Sedgwick adalah korban Uni peringkat tertinggi dalam perang sipil dan setelah mendengar kematiannya Letnan Jenderal Ulysses S. Grant berulang kali bertanya "Apakah dia benar-benar mati".

8 Charles 'Chuck' Mawhinney "1949 -unknow"
Dikonfirmasi membunuh 103 orang
Adalah pemburu avid sebagai anak dan bergabung dengan Marinir pada tahun 1967. Dia bertugas di Korps Marinir AS selama di Vietnam dan memegang rekor untuk jumlah membunuh dikonfirmasi untuk penembak jitu Marinir, melebihi yang legendaris Marinir Carlos Hathcock "sniper".

Hanya dalam 16 bulan dia membunuh 103 musuh dan lain 216 membunuh terdaftar sebagai yang kemungkinan oleh militer, hanya karena itu terlalu berisiko pada saat itu untuk mencari mayat.

Ketika ia meninggalkan Marinir ia mengatakan tidak ada salah seorang dari perannya selama konflik dan hanya sesama Marinir sedikit tahu tugasnya. Itu hampir 20 tahun sebelum seseorang menulis sebuah buku yang merinci keterampilan luar biasa sebagai penembak jitu.

Mawhinney keluar dari anonimitas karena ini dan menjadi dosen di sekolah penembak jitu. Dia pernah dikutip mengatakan "itu adalah perjalanan berburu terakhir: "seorang pria berburu orang lain yang memburu saya. Jangan bicara dengan saya tentang singa berburu atau gajah, mereka tidak melawan dengan senapan dan cakupan. Aku hanya menyukainya".

Sebuah tembakan secara rutin mematikan dari jarak antara 300 - 800 meter, Mawhinney telah dikonfirmasi membunuh lebih dari 1000 meter, membuatnya salah satu penembak jitu terbesar dari perang Vietnam.

7 Rob Furlong
Seorang kopral mantan Pasukan Kanada, ia memegang rekor untuk penembak jitu membunuh dikonfirmasi terpanjang dalam sejarah di 1,51 mil atau 2.430 meter. Itulah panjang sekitar 26 lapangan sepak bola.

Ini prestasi luar biasa terjadi pada tahun 2002, ketika ia terlibat dalam Operasi Anaconda. Tim Sniper Nya terdiri dari 2 Kopral dan 3 kopral Guru.

Ketika tiga orang Al-Qaeda Tim senjata pindah ke posisi gunung ia membidik. Furlong dipersenjatai dengan kaliber .50 Saudara dari Rifle McMillan Tac-50 dan sarat dengan A-MAX peluru tarik yang sangat rendah.

Tembakan kedua memukul musuh ransel di punggungnya. Dia sudah melepaskan tembakan ketiga pada saat memukul kedua, tapi sekarang musuh tahu dia diserang. The airtime untuk peluru masing-masing sekitar 3 detik karena jarak yang sangat besar, cukup waktu bagi musuh untuk berlindung. Namun militan tercengang menyadari apa yang terjadi tepat pada waktunya untuk mengambil tembakan ketiga di dada.

6 Vasily Zaytsev "23 Maret 1915 - 15 Desember 1991"
Dikonfirmasi 242 Kills
Zaytsev mungkin adalah Sniper paling terkenal di sejarah untuk 'Musuh At The Gates' film Ini adalah sebuah film besar dan saya berharap saya bisa mengatakan itu semua benar. Namun kebenaran hanya pergi sejauh pertempuran Stalingrad. Tidak ada Spesialis Counter-Sniper Nazi dalam kehidupan nyata.

Yah tidak sampai sebatas film. Ini kebenarannya. Zaytsev lahir di Yeleninskoye dan dibesarkan di Pegunungan Ural. ia menjabat sebagai seorang pegawai di Angkatan Laut Soviet Tapi setelah membaca tentang konflik di kota ia menjadi relawan untuk garis depan. ia bertugas di Resimen Senapan 1047. Zaytsev berlari ke sekolah penembak jitu di pabrik Metiz. Dia dilatih Para taruna disebut Zaichata, yang berarti 'Leverets' (Baby Hares). Ini adalah awal dari gerakan penembak jitu di tentara ke-62. Diperkirakan bahwa penembak jitu ini dilatih untuk menewaskan lebih dari 3.000 prajurit musuh.

Zaytsev sendiri membuat 242 dikonfirmasi membunuh antara Oktober 1942 dan Januari 1943, namun jumlah sebenarnya mungkin lebih dekat dengan 500. Aku tahu aku mengatakan tidak ada kontra-sniper, tapi ada Erwin König. Diduga menjadi penembak jitu Wehrmacht yang sangat terampil.

Zaytsev menyatakan dalam memoarnya bahwa duel berlangsung selama tiga hari di reruntuhan Stalingrad. Rincian apa yang sebenarnya terjadi "samar", tetapi pada akhir periode tiga hari Zaytsev telah membunuh penembak jitu dan ruang lingkup diklaim untuk menjadi trofi yang paling berharga. Baginya untuk membuat piala yang paling berharga berarti bahwa ia membunuh orang pasti hampir sama baiknya dengan Zaytsev sendiri.

5 Lyudmila Pavlichenko "12 Juli 1916 - 10 Oktober 1974"
Dikonfirmasi 309 Kills
Pada bulan Juni 1941, Pavlichenko berusia 24 tahun dan Nazi Jerman yang menyerang Uni Soviet. Dia merupakan salah satu relawan pertama dan diminta untuk bergabung dengan infanteri. dia ditugaskan ke Divisi tanggal 25 "Infanteri tentara Merah". Dari sana ia menjadi salah satu dari 2000 penembak jitu wanita dari soviet.

Pertama 2 kills dilakukan dekat Belyayevka menggunakan senapan Mosin-Nagant bolt tindakan dengan lingkup 4-listrik PE. Tindakan pertama yang dilihatnya adalah selama konflik di Odessa. Dia ada di sana selama 2 setengah bulan dan menembak mati 187 tentara. Ketika mereka dipaksa untuk pindah, dia menghabiskan 8 bulan berikutnya pertempuran di Sevastopol di Semenanjung Krimea. Di sana ia mencatat 257 Kill dan untuk prestasi ini ia dikutip oleh Southern Army Council. Membunuh Total Pavlichenkos 'dikonfirmasi selama WW2 adalah 309. 36 dari mereka adalah penembak jitu musuh.


4 Kopral Francis Pegahmagabow "9 Maret 1891 - 5 Agustus 1952"
378 Dikonfirmasi membunuh 300 +
Tiga kali dianugerahi medali militer dan dua kali serius terluka, ia adalah seorang penembak ulung dan pramuka, dikreditkan dengan 378 membunuh Jerman dan menangkap 300 + lebih. Dia adalah seorang prajurit Ojibwa dengan Kanada dalam pertempuran seperti yang di gunung coklat kemerah-merahan. Seolah-olah membunuh hampir 400 orang Jerman tidak cukup, ia juga dianugerahi medali untuk menjalankan pesan melalui tembakan musuh yang sangat berat, untuk mengarahkan upaya bantuan penting ketika komandannya sedang lumpuh dan berjalan melalui tembakan musuh untuk mendapatkan amunisi lebih banyak ketika unitnya berlari rendah.

Meskipun pahlawan di antara sesama prajurit, ia hampir lupa setelah ia pulang ke Kanada. Terlepas dia adalah salah satu penembak jitu yang paling afektif selama perang dunia 1.


3 Adelbert F. Waldron 14 Maret 1933 - 18 Oktober 1995
109 dikonfirmasi membunuh
Dia memegang rekor untuk jumlah tertinggi dikonfirmasi membunuh untuk setiap penembak jitu Amerika dalam sejarah. Namun itu bukan hanya mengesankan untuk membunuh, record yang membuat dia salah satu yang terbaik, tetapi juga akurasi yang luar biasa.

Berikut Kutipan nya "Di dalam Crosshairs: Penembak jitu di Vietnam"oleh Kolonel Michael Lee Lanning, menjelaskan apa yang saya bicarakan:

"Suatu sore ia naik di sepanjang Sungai Mekong di kapal Tango ketika penembak jitu musuh di pantai mematuk jauh di perahu. Sementara orang lain di kapal tegang untuk menemukan antagonis, yang menembak dari garis pantai lebih dari 900 meter, Sersan Waldron mengambil senapan sniper dan memungut dari Vietkong yang keluar dari bagian atas pohon kelapa dengan satu tembakan.

Begitulah kemampuan sniper terbaik kami "Nuff. Said. Jika ada skala kesulitan untuk pengambilan gambar seperti ini, itu akan menjadi mustahil untuk mengalahkan. baik mari kita mencoba untuk melakukan itu pula.

2. Carlos Norman Hathcock II 20 Mei 1942 - 23 Februari 1999
93 Dikonfirmasi membunuh
Dijuluki 'Panjang Trung du Kich'
('Sniper Feather Putih')

Hathcock memiliki salah satu catatan paling mengesankan misi dari setiap penembak jitu di korps Marinir. Mari kita melupakan puluhan kejuaraan di atas.
Selama perang Vietnam ia dikonfirmasi 93 Kills. Tentara Vietnam memberikan hadiah $ 30.000 pada hidupnya untuk membunuh begitu banyak laki-laki mereka. Hadiah memakai penembak jitu AS oleh NVA (Vietnam Utara Angkatan Darat) biasanya sebesar .... (mengatakan $ 8.)

Itu Hathcock yang menembak paling terkenal dalam sejarah sniper. Dia dipecat bulat, lebih dari jarak yang sangat panjang, yang pergi melalui lingkup penembak jitu musuh, memukul mata, dan membunuhnya.

Hathcock dan Roland Burke spotter rekannya mengintai sniper musuh, (yang sudah membunuh beberapa Marinir) yang mereka percayai telah dikirim untuk membunuhnya khusus. Ketika Hathcock melihat kilatan cahaya mencerminkan dari lingkup musuh ia sadar sudah terkeker di dalam sepersekian detik menarik dari salah satu gambar yang paling tepat dalam sejarah.

Hathcock beralasan bahwa satu-satunya cara bahwa ini adalah mungkin, seandainya kedua penembak jitu yang bertujuan pada setiap lingkup lain pada saat yang sama, dan ia terbidik lebih dulu. Namun, meskipun jaraknya tidak pernah dikonfirmasi, Hathcock tahu bahwa karena waktu penerbangan, itu akan menjadi mudah untuk kedua penembak jitu untuk membunuh satu sama lain.

Perlu diketahui bahwa ia menjadi relawan untuk misi ini, tetapi ia harus merangkak lebih dari 1500 meter dari wilayah musuh untuk menembak NVA komando umum. Informasi tidak dikirim sesampainya di-rute. (Dia secara sukarela untuk misi ia tahu apa-apa tentang? ) Butuh 4 hari dan 3 malam tanpa tidur inci demi inci merangkak. Seorang tentara musuh hampir menginjak dia saat meletakkan sesuatu (disamarkan) di padang rumput.

Pada saat lain ia hampir digigit ular berbisa, ia tidak gentar. Dia akhirnya masuk ke posisi dan menunggu untuk siap menembak. Ketika ia tiba Hathcock sudah siap. Dia mengeker satu putaran dan menembak melalui dada dan membunuhnya. Para prajurit mulai mencari penembak jitu dan Hathcock harus merangkak kembali untuk menghindari deteksi. Mereka tidak pernah menangkapnya.

1 Simo Häyhä 17 Desember 1905 - April 1, 2002
Dijuluki 'The Death Putih'
705 dikonfirmasi membunuh (505 dengan senapan, 200 dengan senapan mesin ringan)

Häyhä lahir di kotamadya Rautjärvi dekat perbatasan kini Finlandia dan Rusia, dan mulai dinas militer pada tahun 1925. Tugasnya sebagai penembak jitu mulai selama 'perang dingin' (1939-1940) antara Rusia dan Finlandia. Selama konflik Häyhä bertahan suhu beku hingga -40 derajat Celcius. Dalam waktu kurang dari 100 hari ia dikreditkan dengan membunuh, dikonfirmasi 505, 542 jika termasuk dikonfirmasi membunuh, namun garis depan tidak resmi angka dari medan perang tempat jumlah sniper membunuh di lebih dari 800. Selain sniper nya membunuh dia juga dikreditkan dengan 200 dari pistol mitraliur KP/31 Suomi, topping off membunuh totalnya dikonfirmasi pada 705.

Sekali lagi membunuh total .... 505 sniper + 200 = 705 Total mesin ringan Dikonfirmasi Tewaskan ... semua dalam waktu kurang dari 100 hari

Kamis, 18 April 2013

10 Penembak jitu mematikan di dunia

10 penembak jitu paling mematikan di dunia


1.Simo Häyä
mungkin adalah salah satu sniper terbaik yang pernah ada. Berasal dari Finlandia banyak orang yang tak mengenal namanya padahal ia adalah pemegang rekor 500 lebih skor kill sepanjang karirnya sebagai prajurit. Selama invasi Rusia 1939-1940, Haya telah membukukan kill 500 lebih tentara Rusia dalam waktu hanya 3 bulan pertama invasi. Simo Haya bukan membunuh dengan senjata modern yang dilengkapi Teleskop canggih, lasser sight, atau kaliber .50 tapi dia membunuh dengan keahlian yang dia miliki, ia hanya menggunakan perasaanya, iron-sighted, dan bolt-action standard rifle.


2.Adelbert F. Waldron III
Sniper terbaik yang pernah ada. Staff Sgt. Adelbert F. Waldron III membukukan 109 confirmed kills. Pada suatu siang dia menaiki perahu "Tango Boat" untuk melaksanakan patroli sepanjang sungai Mekong, tiba-tiba seorang sniper Vietcong menembaki perahu mereka. Otomatis Crew kapal patroli segera mengambil posisi mencari persembunyian sniper Vietcong tersebut di pinggir sungai yang berjarak 900 m lebih. Sersan Waldron kemudian mengambil senapannya sambil mencari sniper musuh tersebut, akhirnya ia menemukan dan berhasil menembak sniper Vietcong tersebut yang berada diatas pohon kelapa dari perahu boat patroli yang sedang bergerak. Hanya seorang master yang bisa melakukanya.


3.Carlos Hathcock
bukanlah sniper paling banyak membukukan skor kill atau pun penembak terjauh, namun dialah sniper yang menjadi legenda di Amerika Serikat. Carlos Hathcock bergabung dalam marinir pada umur 17 tahun dan menempuh pendidikan sebagai petembak jitu di Camp LeJeune, N.C. In Washington, D.C. a Marine Corps. Dia menjadi sukarelawan selama perang Vietnam. Dalam dua kali tour of dutynya, ia membukukan 93 confirmed kills dan dipercayai lebih dari 100 unconfirmed kills. Dia adalah sniper paling dicari oleh tentara Vietnam Utara dengan dihargai $30,000 untuk kepalanya. Dia bahkan mampu menghabiskan 1 pleton tentara Vietnam Utara dalam sekali pertempuran hanya bersama spotternya.


4.Francis Pegahmagabow
Pegahmagabow, adalah pahlawan Ojibwa warrior yang bertarung dengan para prajurit Kanada selama perang dunia I, ia mengalami pertempuran paling brutal selama WW I antara lain di Mount Sorrel, Passchendaele and The Scarpe,dia membukukan 378 kills sebagai sniper. Dia mendapatkan medali atas keberaniannya dalam sebuah pertempuran, ia menggantikan komandanya yang sedang dalam keadaan tidak mampu, ia berlari ditegah hujan peluru musuh untuk mecari tambahan amunisi bagi regunya yang kehabisan amunisi. Pegahmagabow mendapatkan skill sebagai sniper semenjak dia kecil, dia berasal dari Shawanaga reserve di Georgian Bay (penampungan suku asli Kanada).


5.Lyudmila Pavlichenko
satu sniper wanita Rusia selama WW II, saat diwawancarai oleh reporter Ameria, " salah satu reporter mengkritiknya atas rok seragamnya yang terlalu panjang, sang reporter berkata di Amerika wanita menggunakan rok yang lebih pendek, dia menjawab dengan bercanda bahwa menggunakan rok pendek dia tampak lebih gemuk". Namun mungkin karena rok panjangnya itulah dia mampu membukukan skor 309 prajurit Nazi, sungguh suatu angka yang tidak main-main, perlu kemampuan terbaik untuk itu apalagi ia seorang wanita.
6.Vasily Zaytsev
menjadi tokoh sesunggunya dalam dunia nyata bagi film "Enemy at the Gates (2001)". Kemampuannya didapatkan dari bakat alaminya semenjak kecil dari berburu didataran Rusia. Saat Nazi menyerbu Rusia maka ia bergabung dengan pasukan Rusia mempertahankan St. Petersburg. Ketenanganya merupakan modal besar dalam membunuh musuhnya. Dia merupakan seorang pahlawan Rusia dengan skor 149 confirmed kills, dengan skor unconfirmed lebih dari 400.


7.Timothy Murphy
pertempuran merebut kemerdekaan Amerika. The Battle of Saratoga adalah titik balik dari perang revolusi Amerika. Dan titk balik terpenting adalah saat prajurit Sniper Amerika Timothy Murphy menembak dan membunuh Gen. Simon Fraser of the British army di 7 Okt 1777. Murphy, adalah seorang rifleman di Morgan's Kentucky Riflemen, menembak General. Fraser di jarak hampir 500 yards menggunakan long-barreled Kentucky rifles. Perlu diingat senjata laras panjang jaman itu memiliki akurasi yang sangant payah karena produksi senjatanya pun masih sederhana.


8.Chuck Mawhinney
istrinya pun tidak tahu bahwa suaminya ini (Chuck Mawhinney tak ada dalam gambar) seorang sniper marinir Amerika yang hebat, sampai teman seperjuangannya menerbitkan buku The book,Dear Mom: A Sniper's Vietnam. Mawhinney membukukan rekor 103 confirmed kills di Vietnam, dengan lebih 213 unconfirmed. Dia adalah seorang yang rendah hati bahkan dia tak menginginkan orang tau soal itu, menurutnya orang lain tak akan tertarik dengan skor killnya sebagai sniper. "Saya hanya menjalankan tugas negara" ujarnya.


9.Rob Furlong
sudut pandang manapun Cpl. Rob Furlong (tidak ada dalam gambar) telah melakukan hal yang laur biasa yaitu rekor tembakan terjauh yang pernah dilakukan manusia. Dia membunuh seseorang anggota Al Qaeda di sebuah lembah dari atas bukit dalam sebuah operasi militer dari jarak 2.430 m jauhnya dalam suatu operasi militer, sebuah tembakan yang spektakuler meskipun tak perlu dibanggakan sebut beberapa media Kanada sinis.


10.William Edward (Billy) Sing
Prajurit William Edward (Billy) Sing DCM, 31st Battalion, of Clermont, Qld. Ia bergabung dalam kesatuan 5th Light Horse Regiment di Gallipoli. Billy merupakn sniper yang akurat, ia telah berhasil menembak 150 lebih prajurit Turki bahkan mencapai 201 uncomfirmed kill. Billy menembak 150 prajurit turki dar posnya yaitu Chatham's Post. Dalam WW I dia juga mendapkat perhargaan the Belgian Croix de Guerre pada 1918, karena perannya menumpas pasuka sniper jerman di Polygon Wood pada September 1917.